Gunung Semeru Meletus, Puluhan Warga Diungsikan ini

KORANPENELEH.ID – Gunung Semeru, Lumajang Jawa Timur alami erupsi disertai awan panas dan lahar dingin. Letusan ini menyebabkan puluhan warga di Desa Sumberluwuh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diungsikan.

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengatakan sebanyak 65 warga mengungsi di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

“Kami kerahkan seluruh tim BPBD untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman,” tuturnya, dikutip dari Antara pukul 18.40 (4/12/2021).

Laporan terakhir, Abu vulkanik dari gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut ini masih mengguyur tiga dusun di Pronojiwo dan Candipuro, di antaranya Dusun Kajar Kuning dan Dusun Curah Kobokan.

Kepala BPBD Provinsi Jawa Timur, Heru Thahyono menghimbau masyayakat menjauhi daerah sekitar sungai yang berhulu dari Gunung Semeru.

Pihaknya pun telah melakukan berbagai upaya, di antaranya mengiriman agen bencana Prov Jatim dan TRC PB BPBD Kabupaten Lumajang menuju lokasi guna melakukan assesment dan evakuasi warga.

“BPBD Kabupaten Lumajang juga berkoordinasi dengan perangkat desa setempat. Terkait perkembngannya kami sampaikan selanjutnya,”terangnya.

Sejauh ini, tidak ada korban yang dilaporkan, sedangkan dampaknya masih dalam pendataan.

Menurut rilis yang diterbitkan oleh Satlantas Polres Lumajang, bencana alam ini membuat beberapa jalur transportasi terganggu. Beberapa jalur terpaksa ditutup dan dialihkan. Misalnya kendaraan dari arah Malang menuju Lumajang dialihkan kembali ke Probolinggo. (Red)

NB : Rumah Peduli Peneleh membuka donasi untuk Lumajang, salurkan bantuan anda melalui:

Salurkan donasi terbaik Bapak/Ibu, melalui rekening BTN Syariah an. Yayasan Rumah Peneleh 7062100510
Kode bank: 200
Berikan kode unik 03, misal Rp100.003,-

Semoga apa yang telah Bapak/Ibu berikan bermanfaat bagi mereka semua. Semoga Allah SWT memberikan ganjaran kebaikan berlipat-lipat. Aamiin

Gambar : Twitter BNPB Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.