Lingkaran Brand Fashion Ternama dalam Deforestasi Amazon

Investigasi terhadap jaringan pemasok yang dilakukan oleh Stand.earth, merilis laporan pada Senin (29/11). Penelitian tersebut mengungkap merek fesyen yang digandrungi layaknya Coach, LVMH, Prada, H&M, Zara, Adidas, Nike, New Balance, Teva, UGG, dan Fendi terlibat bertanggung jawab terhadap deforestasi yang terjadi di hutan hujan Amazon.

Analisis proyeksi menunjukkan industri fesyen setidaknya harus menyembelih 430 juta sapi per tahun pada tahun 2025, untuk dapat menyediakan bahan guna memasok konsumen dengan tas, dompet, dan sepatu kulit. Industri peternakan sapi di Amazon ini, menjadi pemicu nomor 1 terjadinya laju deforestasi pada daerah tersebut, dan dunia fesyen merupakan roda penggerak utama dalam mesin ekspor kulit.

Lebih dari 50 merek diketahui memilki kerja sama dengan jaringan eksportir kulit terbesar Brazil, yakni JBS, yang terbukti menjadi pelaku deforestasi Amazon. Padahal sebanyak 23 perusahaan, sebenarnya memiliki kebijakan eksplisit mengenai deforestasi. Namun, hasil temuan mengindikasikan kemungkinan besar terjadi pelanggaran terhadap kebijakan yang dibuatnya sendiri.

Para peneliti juga mengidentifikasi, brand fesyen telah tergabung dalam Leather Working Group, asosiasi pengolah produk kulit ramah lingkungan. Hanya saja, perlu digaris bawahi pelacakan oleh Leather Working Group berhenti di rumah-rumah jagal, belum tuntas hingga menyentuh industri peternakan. “Tujuannya nampak jelas, sebuah rencana untuk menutupi celah keterlibatan industri fesyen” tegas Jungwon Kim, wakil presiden strategi Slow Factory, lembaga nirlaba kepedulian terhadap iklim yang berkolaborasi dalam penelitian tersebut.

Angeline Robertson, peneliti yang terlibat dalam investigasi berharap industri mode dapat melakukan evaluasi berdasar hasil penelitian mereka, “Pada masa darurat iklim ini, jika industri fesyen ingin relevan, inilah peluangnya,” pungkasnya. (Hamida/Red)

Foto : (Photo by JOAO LAET/AFP via Getty Images)

Sumber : www.theguardian.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.