Pernyataan-Pernyataan Pemimpin Dunia Terkait Lingkungan Pada Sidang Majelis Umum PBB

KORANPENELEH.ID – Selasa (21/9), Para Pemimpin Dunia menyatakan sikapnya terhadap masalah-masalah lingkungan di hadapan Sidang Majelis Umum PBB. Berbagai pernyataan oleh pemimpin dunia terangkum sebagai berikut.

Brazil

Presiden Brazil Jair Bolsonaro menyatakan di hadapan Sidang Majelis Umum PBB bahwa Pemerintahan Brazil berjuang melawan deforestasi hutan hujan. Ia juga menuturkan bahwa, “Tidak ada negara yang peraturan terkait iklim lebih lengkap dari kita (Brazil).”

Melansir dari Reuters, pernyataan Bolsonaro tersebut bertentangan dengan fakta yang terjadi. Di mana sejak pemerintahan Bolsonaro, deforestasi hutan hujan semakin meningkat. Salah seorang advokat dari The Brazilian Climate Observatory menyatakan, “Pemerintahan Bolsonaro tidak berkomitmen dalam masalah iklim. justru dari indikator yang ada semakin memburuk.”

Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menempatkan isu perubahan Iklim sebagai agenda diplomatik Amerika Serikat. Mengutip dari Reuters, Biden berkomitmen melalui kongres Amerika Serikat akan menggandakan bantuan internasional untuk menangani perubahan iklim di negara-negara berkembang, khususnya yang rentan terkena dampak dari perubahan iklim. Biden menyatakan bahwa, “Hal terbaik dari rencana ini, bukan hanya untuk membuat kebijakan yang baik terkait iklim, tetapi ini adalah kesempatan bagi tiap negara untuk berinvestasi pada masa depan kita.”

Rencana Biden ini, mendapatkan sambutan yang beragam. Rachel Cleetus, Direktur Kebijakan di Union of Concerned Scientists menyambut baik komitmen Biden ini. Sambutan lainnya berasal dari Greta Thunberg, aktivis iklim ini melalui Twitternya berkomentar bahwa, “Sangat mudah memahami mengapa penghasil emisi CO2 dan produsen bahan bakar fosil terbesar di dunia, mengeluarkan pidato-pidato yang mewah dan terlihat mengambil langkah yang besar untuk menangani perubahan iklim. Fakta bahwa mereka masih lolos adalah lain hal.”

Tiongkok

Melalui video rekaman yang ditampilkan untuk Sidang Majelis Umum PBB ke-76, Presiden Tiongkok Xi Jinping menyatakan bahwa, “Tiongkok akan mendukung negara-negara berkembang untuk mengembangkan energi hijau dan rendah karbon, dan tidak akan membuka proyek batu bara yang baru di luar negeri.”

Pengumuman yang diberikan oleh Xi Jinping ini disambut baik oleh ketua COP26, Alok Sharma. Melalui Twitternya ia mengatakan bahwa, “Saya menyambut komitmen Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk menghentikan pembangunan baru proyek yang berasal dari batu bara di luar negeri.” Yang mana, hal ini pernah dibicarakan oleh Sharma dengan utusan khusus Tiongkok untuk Iklim saat kunjungannya ke Tiongkok pada 5 September 2021.

Turki

Di kesempatan Sidang Majelis Umum PBB ini, Turki yang diwakili Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa akan meratifikasi Paris Agreement, sebuah kesepakatan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Melansir dari Reuters, Erdogan mengatakan, “Kami berencana untuk membawa Kesepakatan Paris pada persetujuan parlemen bulan depan, sejalan dengan langkah konstruktif yang akan diambil. (Wita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.