Stigma Sosial di Tengah Pandemi: Bagaimana mencegah dan menguranginya?

KORABPENELEH.ID – Semakin hari informasi orang positif Covid-19 terus meningkat. Banyak cara supaya kita bisa lebih tenang berada di rumah dalam keadaan pandemi. Kita juga harus tahu stigma apa saja yang sudah muncul di masyarakat terkait Covid-19.Β 

Berikut stigma yang telah muncul di masyarakat saat ini:

1. Covid-19 adalah penyakit baru

2. Covid-19 adalah penyakit menular

3. Belum ditemukan vaksin dan obatnya

4. Kita mudah menyalahkan orang lain atas rasa takut kita

5. Kita sering takut pada sesuatu yang tidak kita ketahui

Apabila stigma ke 4 dan 5 berkembang terus akan meningkatkan tekanan pada diri kita. Perpecahan pun bisa terjadi karena kesalahpahaman. Selain, orang lain juga enggan untuk memeriksakan dirinya sehingga status kesehatan pun tersembunyi. Dampak lebih besar pun bisa terjadi. Tetapi, bukan itu yang kita harapkan. 

Upaya mengurangi stigma tersebut yakni kita harus saling bersatu dan memahami apa yang terjadi saat ini. Solidaritas kolektif dan kerja sama global ini diperlukan untuk mencegah penularan lebih lanjut dan meringankan keprihatinan di masyarakat. Physical distancing harus kita patuhi. 

Jangan langsung menyebar luaskan informasi terkait Covid-19. Pilih informasi dari sumber terpercaya. Orang terjangkit Covid-19 adalah pasien. Bukan penderita atau korban! Berikan dukungan bagi yang terdampak. Baik pasien, keluarga pasien, atau masyarakat sekitar. 

Bagikan narasi simpatik, atau kisah yang memanusiakan pengalaman dan perjuangan individu atau kelompok yang terkena coronavirus baru (Covid-19). Promosikan pentingnya pencegahan, tindakan menyelamatkan nyawa, skrining dan pengobatan dini. 

Sumber:

Panduan yang diproduksi oleh UNICEF, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *